14
Sep

Memilih Lokasi Usaha : Sekolah

emilih lokasi usaha : sekolahMemilih lokasi tempat usaha memang terkadang cukup membuat puyeng, tidak sedikit usaha yang terpaksa gulung tikar karena permasalahan lokasi yang kurang strategis. Karena itu banyak orang yang berprinsip bahwa dalam membuka usaha ada 3 hal yang sangat berperan berhasil atau tidaknya suatu usaha, yaitu : LOKASI, LOKASI dan LOKASI :)

Lokasi usaha yang banyak diminati karena trafik pengunjungnya cukup tinggi antara lain : Rumah Sakit, Mall, pasar, pusat perbelanjaan dan kampus/sekolah. Kali ini saya mau membahas mengenai lokasi usaha makanan dan minuman di kampus/sekolah. Karena kebetulan orang tua saya buka Catering Bali dan saya usaha franchise minuman di kantin sekolah SMP swasta di Bintaro. Margin profit makanan / minuman yang antara 30%-50% dari omzet.

Kira-kira apa alasan memilih lokasi usaha di kampus/sekolah ya? hmmm… cekidot :p :

  • Jumlah CALON pembeli setiap hari selalu ada, ya siswa dan pegawai disana hehe…
  • Kompetisi tidak terlalu ketat karena biasanya pihak kampus/sekolah melarang menjual produk yg sama dalam satu lokasi kantin.
  • Biasanya siswa hanya diperbolehkan beli makanan/minuman di kantin sekolah, dilarang jajan di luar.

Mantaaab kan? :) tapi ingat tiada gading yang tak retak, terus apa tantangan (baca: resiko) terbesar ketika kita buka usaha di kampus/sekolah ?

  • Waktu efektif untuk jualan hanya sekitar setengah hari, dari jam 07:00 s/d jam 15:00
  • Banyak hari libur : Sabtu, Minggu, hari-hari besar nasional, liburan semester ganjil, liburan kenaikan kelas/semester genap yang lumayan panjang, libur 1 bulan penuh ketika puasa Ramadhan dll
  • Kebanyakan siswa akan ke kantin hanya di jam istirahat dan pasti jumlah antrian akan membludak, jika pegawai kita kurang cekatan dalam menyiapkan & melayani maka akan banyak calon pembeli yang kabur ke tempat lain.

Lalu bagaimana memulainya?

Pertama lakukan survey lokasi, gali informasi yang mendetail dari siswa / bag TU / Guru disana mengenai :

  • Jumlah siswa

Perkiraan penjualan per hari adalah 10% dari jumlah siswa dan biasanya mayoritas pembeli adalah siswa cewek.

  • Strata

Jika memungkinkan pilih sekolah favorit atau sekolah yang mayoritas dari kalangan menengah ke atas. Karena daya beli yang tinggi akan mumudahkan kita untuk pasang harga jual dengan margin keuntungan yang optimal :)

  • Kompetitor

Catat dan amati produk apasaja yang sudah di jual dan berapa harga rata-rata disana. Pasang harga yang tidak terlalu jauh dari harga rata-rata, tidak perlu terlalu murah dan jangan terlalu mahal.

  • Keamanan

Tanyakan mengenai keamanan disana, apakah ada sekuriti yang berjaga 24jam, tempat terbuka atau sudah dilengkapi dengan pintu/rolling door.

  • Harga sewa

Tanyakan detail mengenai harga sewa tempat : bayar bulanan/tahunan, adakah biaya tambahan (listrik, air, kebersihan, keamanan dll). Saya lebih suka bayar sewa yang bulanan karena selain tidak perlu mengeluarkan modal besar di awal, jika ketika dalam proses ternyata tidak menghasilkan profit kita lebih flexible untuk cari lokasi lain.

Langkah kedua adalah buat proposal yang berisi mengenai produk yang kita jual dan sertakan data seputar peralatan : ukuran gerobak (jika ada), estimasi konsumsi listrik dll. Ajukan proposal tsb di beberapa sekolah incaran, temui bagian TU, komite sekolah atau PIC kantin.

Susah??! ga juga kok saya punya pengalaman dalam setengah hari mendatangi 7 sekolah. Hasilnya : 3 proposal ditolak karena sudah ada produk yang sama/mirip/space penuh, 3 proposal dipertimbangkan, 1 proposal diterima dan langsung bayar DP sewa hari itu juga :)

Ayoo bagi yang mau buka usaha tunggu apalagi? amati sekolah/kampus di dekat rumah, laluuu…. ACTION ! :D

About me
Suami dari satu istri (cukup) dan bapak dari dua orang anak (semoga bisa dapat amanah lagi).
Twitter @ekoprasetya
Pencarian:
© Copyright 2010-2018 Eko Prasetya. All rights reserved. Proudly powered by WordPress.